🕹️ Carilah Produk Kerajinan Bahan Lunak Kemudian Tempelkan Gambarnya

Bahanbaku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam ini berasal dari berbagai jenis serat tumbuhan, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan. 6 jenis dan contoh kerajinan bahan lunak. 13 arti tahi lalat di wajah dan tubuh, ada yang menandakan keberuntungan! 13 aplikasi game penghasil uang, ada yang menghasilkan KemasanProduk Kerajinan Bahan Lunak Pengertian kemasan Tujuan Kemasan Fungsi Kemasan Jenis-Jenis Kemasan#Kemasanproduk#KerajinanBahanLunakPrakarya Kelas VII Guruboleh menambah contoh produk modifikasi kerajinan bahan limbah organik yang telah disiapkan. Sampaikan pada peserta didik : 1. Bentuk kelompok diskusi. 2. Peserta didik mengevaluasi pembuatan dari produk modifikasi kerajinan bahan limbah organik. 3. Buatlah banyak pertanyaan yang kritis untuk mengungkapkan karya modifikasi. 4. Carilahproduk kerajinan bahan lunak. Kemudian tempelkan gambarnya atau gambarkan bentuknya! 2. Tuliskan bahan dasar kerajinan bahan lunak! 3. Tuliskan bentuk kerajinan bahan lunak! 4. Tuliskan kebermanfaatan kerajinan bahan lunak! 5. Ungkapkan perasaan yang kamu rasakan! 6. xCarilah produk jenis-jenis hiasan tenun serat! x Gambarlah produknya atau tempelkan foto produk. x ,GHQWL¿NDVL MHQLV bahan yang digunakan, deskripsi produk dan teknik pengerjaannya. x Kunjungilah sebuah sentra kerajinan yang terdapat di daerah tempat tinggalmu. x Carilah produk kerajinan yang memiliki fungsi hias. x Jika tidak ada Melaluibahan ajar, mahasiswa secara mandiri mampu belajar, berefleksi, berinteraksi, dan bahkan menilai sendiri proses dan hasil belajarnya. Paket bahan ajar PJJ S1 PGSD ini tidak hanya berisi materi kajian, tetapi juga pengalaman belajar yang dirancang untuk dapat memicu mahasiswa untuk dapat belajar secara aktif, bermakna, dan mandiri. 7 Contoh Produk Kerajinan Bahan Lunak : Alami dan Buatan [Terlengkap] Contoh Kerajinan Bahan Lunak Alami dan Buatan. tugas 1.31. Carilah produk kerajinan bahan lunak. Kemudian tempelkan gambarnya atau - Brainly.co.id. Ciri kerajinan berbahan lunak, lengkap contoh, jenis, dan pengertiannya | Hops.ID | LINE TODAY Ketigaaspek tersebut saling berkait dan bekerjasama. Produksi kerajinan dari bahan limbah kulit jagung di bawah ini merupakan contoh untuk menambah pengetahuanmu, tentunya masih banyak produk kerajinan dari bahan limbah lainnya yang merupakan kekayaan budaya Indonesia. Berikut dijelaskan proses produksi kerajinan dari bahan limbah kulit jagung. a. Adabeberapa teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan bahan keras, antara lain yaitu : 1. Teknik Cor (Cetak Tuang) Bangsa Indonesia mulai mengenal teknik pengolahan perunggu ketika kebudayaaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, termasuk dengan teknik cor ini. Ada beberapa produk kerajinan dari bahan perunggu kala itu seperti gendering T2kFjf8. Kerajinan dari bahan lunak adalah produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak, yaitu lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Kerajinan dari bahan lunak dibagi menjadi dua berdasarkan perolehan bahannya, yaitu kerajinan bahan lunak alami dan kerajinan bahan lunak manfaat kerajinan bahan Carilah produk kerajinan bahan lunak. Kemudian tempelkan gambarnya atau gambarkan gambar lilin aromatik2. Tuliskan bahan dasar kerajinan bahan lunak!Bahan dasar lilin3. Tuliskan bentuk kerajinan bahan lunak!Bentuk Sesuaikan dengan gambar yang kamu temukan. Apakah bulat, berbentuk hati, atau kotak.4. Tuliskan kebermanfaatan kerajinan bahan lunak!Kebermanfaatan Untuk memberi aroma wangi pada ruangan, untuk menerangi ruangan ketika listrik padam, untuk aroma terapi ketika sukar Ungkapan perasaan yang kamu perasaan Saya sangat menyukai lilin aroma terapi. Selain warnanya yang beraneka macam, saya juga dapat memilih aromanya. Saya lebih suka aroma yang lembut sehingga saya merasa tenang dan mudah untuk lebih lanjutPengertian bahan kerajinan lunak alami dan buatan pada identifikasi manfaat kerajinan bahan lunak lainnya pada manfaat kerajinan bahan lunak berupa guci pada JawabanKelas VIIIMapel PrakaryaBab Kerajinan Bahan Lunak bab 1Kode - Contoh produk kerajinan bahan lunak dalam kehidupan sehari-hari. Piring, gelas, kendi, celengan, dan sebagainya sering kali terbuat dari bahan lunak olahan pengrajin. Bahan-bahan lunak ini dikreasikan sehingga menjadi suatu karya kerajinan yang bermanfaat untuk bermacam-macam jenis kebutuhan. Selain menjadi peralatan fungsional, bahan-bahan lunak juga dapat diolah menjadi karya seni rupa terapan yang bernilai estetik, seperti patung, lukisan kaligrafi, dan lain sebagainya. Secara umum, bahan lunak yang diolah menjadi karya kerajinan terbagi menjadi dua, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan, demikian dikutip dari buku Prakarya 2017 yang ditulis Ichda Chaerudin, dkk. Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang berasal dari alam sekitar, serta tidak tercampur dengan bahan-bahan kimiawi atau bahan buatan lainnya. Contohnya adalah tanah liat, serat alam, getah nyatu, bahan lunak kulit, dan sebagainya. Sementara itu, bahan lunak buatan merupakan bahan hasil buatan manusia, mulai dari komponen dasarnya atau proses pengolahannya. Misalnya, bubur kertas, gips, sabun, lilin, serat kaca, dan lain sebagainya. Contoh Kerajinan Bahan Lunak Berdasarkan Jenisnya Pada dasarnya, setiap bahan lunak dari alam ataupun buatan dapat diolah menjadi karya kerajinan sesuai dengan kreativitas masing-masing pengrajin. Berikut beberapa jenis kerajinan bahan lunak populer dan contohnya, sebagaimana dikutip dari Ragam Kerajinan Bahan Lunak Nusantara 2018 yang ditulis Farhan Mutawakkil dan Suci Paresti. 1. Kerajinan Tanah Liat dan KeramikBahan tanah liat dan keramik kerap menjadi komponen penyusun produk peralatan rumah tangga sehari-hari. Bahan dasar tanah liat mudah dibentuk dan diolah karena bersifat lunak dan lembek. Melalui cara pengolahan tertentu, tanah liat dapat menjadi karya kerajinan praktis. Contohnya mulai dari peralatan dapur, tempat tanaman, aksesoris bangunan, vas bunga, kendi, cindera mata, dan lain sebagainya. 2. Kerajinan Serat Alam atau TekstilKerajinan serat alam atau tekstil berbahan dasar serat berasal dari hewan, tumbuhan, atau proses geologis alam. Contoh bahan serat alam adalah serat katun, rami, wol, rotan, dan lain sebagainya. Melalui kekayaan sumber daya alam besar, Indonesia memiliki ragam serat alam yang dapat dimanfaatkan untuk karya kerajinan tekstil ini. Lazimnya, karya kerajinan bahan lunak dari serat alam diolah manual di Indonesia. Cara mengolahnya adalah dengan dianyam, ditenun, dan lain sebagainya. Contoh hasil karya kerajinan serat alam ialah produk pakaian, hiasan dinding, unsur interior bangunan, peralatan rumah tangga, dan lain-lain. 3. Kerajinan Bahan Lunak KulitSalah satu karya kerajinan kulit terkenal dari Indonesia yang sudah diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization UNESCO adalah wayang kulit. Lazimnya, karya kerajinan kulit dibuat dari kulit sapi, diproses menjadi kulit lembaran, kemudian diolah menjadi suatu karya kerajinan. Contoh karya kerajinan dari bahan kulit ini ialah tas kulit, sepatu, jaket, dompet, dan sebagainya. Untuk fungsi hiasan, bahan kulit juga kerap dijadikan kaligrafi, objek figuratif, maupun objek geometris. 4. Kerajinan Bahan Lunak GipsBahan gips adalah bahan lunak buatan yang mengandung zat hidrat kalsium sulfat, mineral, karbonat, borat, nitrat, dan sulfat. Bahan gips tidak mudah larut dalam air pada durasi lama sehingga dapat dibentuk, diolah, dan dicetak dengan cetakan karet silikon, plastisin, atau tanah liat. Contoh kerajinan dari bahan gips ialah aneka ragam hiasan dinding, mainan, cindera mata, dan banyak lagi. 5. Kerajinan Bahan Lunak Bubur KertasBubur kertas dibuat dari bahan kertas yang diolah terlebih dahulu menjadi "bubur". Limbah kertas tak terpakai pun bisa dibikin bubur kertas sebagai komponen dasar kerajinan bahan lunak ini. Jika dibuat dengan telaten, bubur kertas dapat diolah menjadi karya celengan, gantungan kunci, benda hias, dan sebagainya. Jenis-jenis kerajinan bahan lunak disebutkan di atas merupakan sebagian kecil dari contoh bahan lunak yang dapat diolah menjadi karya seni rupa terapan. Bahan lunak lainnya yang kerap dijadikan kerajinan adalah bahan getah nyatu, bahan lunak sabun, lilin, adonan tepung, dan lain sebagainya. - Pendidikan Kontributor Abdul HadiPenulis Abdul HadiEditor Addi M Idhom Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak a. Kerajinan Lilin b. Kerajinan Gips c. Kerajinan Fiberglass d. Kerajinan Polymer Clay e. Kerajinan Sabun a. Kerajinan Keramik b. Kerajinan Kulit c. Kerajinan Flour Clay d. Kerajinan Getah Nyatu Bahan Kerajinan Bahan Lunak Alat Produksi Kerajinan Bahan Lunak Produk Kerajinan Bahan Lunak Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak Kemasan Kerajinan Bahan Lunak Contoh Proyek Kerajinan Bahan Lunak K3 Keamanan dan Keselamatan Kerja, serta Kebersihan Bab I Kerajinan Bahan Lunak Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Aneka kerajinan bahan lunak Indonesia. Identiikasi bahan Amatilah gambar di atas! Coba teliti dengan saksama, apa bahan yang digu-nakan? Manakah yang termasuk bahan alam dan buatan? Apa kesan yang kamu dapatkan? Ungkapkan pendapatmu baik secara lisan maupun tertulis. Kehidupan manusia sejak dahulu kala tidak dapat terlepas dari keterkaitannya dengan alam dan kebendaan. Keinginan manusia dalam beradaptasi dengan alam dan lingkungannya begitu kuat, tidak jarang pula terhalang oleh keterbatasan. Namun, justru dengan adanya keterbatasan tersebut, manusia terus mempertahankan kelangsungan kehidupannya. Manusia berupaya memenuhi kebutuhan dan mencoba mengatasi kendala yang dihadapi dengan keterampilan dalam melakukan sesuatu yang lama kelamaan tumbuh menjadi keterampilan kerajinan. Keterampilan kerajinan lebih mengutamakan keterampilan manual tangan, nilai artistik/estetik, dan pemanfaatan bahan-bahan alam. Perjalanan perkembangan keterampilan kerajinan manusia tampaknya tidak pernah berhenti. Meskipun terjadi gejolak sosial dan geografisnya misalnya ledakan perang, bencana alam, musibah, dan wabah. Keinginan manusia untuk maju dan menguasai pengetahuan serta teknologi tetap berkembang. Di antara sekian banyak gejolak budaya yang menjadi sorotan di Nusantara ini adalah seni dan kerajinan. Perkembangan sosial budaya yang sangat pesat saat ini berpengaruh terhadap perilaku maupun selera masyarakat terhadap kebutuhan kebendaan. Kerajinan memiliki kekuatan yang mampu menjembatani kebutuhan tersebut. Semakin merebaknya produk-produk industri kerajinan dengan berbagai desain yang bercirikan ekonomis, musiman, yang menyebar luas ke pelosok Indonesia pasar, swalayan, grosiran, mal, ITC, dan sebagainya. Keragaman jenis kerajinan bahan lunak alam dan buatan terlihat melalui produk-produk yang dijajakan tersebar di berbagai daerah perkotaan. Sebut saja jenis bahan lunak polymer clay, lilin, sabun, gips, fiberglass, dan sebagainya. Produk yang dihasilkan berupa bingkai foto, hiasan, gantungan kunci, dan sebagainya. Pasar impor telah mendominasi penggunaan bahan lunak tersebut sebagai bahan kerajinan. Kehadirannya membangkitkan pesona, daya pikat dan keunggulan, terutama untuk konsumen yang mengejar keindahan, kepraktisan, dan ekonomis. Karakter dan ciri khas kerajinan bahan lunak tercermin jelas dari tekstur corak dan bentuknya yang menampilkan ciri budaya yang melatarbelakanginya. Hasil karya kerajinan terwujud dalam berbagai bentuk dan gaya, guna memenuhi berbagai kebutuhan praktis seperti souvenir pesta pernikahan, sarana pesta kostum, pelengkap pesta ulang tahun, souvenir pesta perpisahan, dan perabot kebutuhan hidup sehari-hari. Pada kelas VII telah disajikan produk kerajinan yang terbuat dari bahan limbah lunak organik dan anorganik. Apakah kamu telah mendapatkan pengalaman yang banyak mengenai kerajinan dari bahan limbah lunak? Tingkatkan wawasan dan pengetahuan berdasarkan sumber bacaan atau seringlah mengunjungi sentra kerajinan atau pameran kerajinan di daerah kamu tinggal, kamu akan mendapatkan lebih dari sekedar yang kamu inginkan. Pada kelas VIII ini kamu akan mempelajari produk kerajinan bahan lunak alam dan buatan. Beberapa bahan material untuk kerajinan ini masih didatangkan dari luar negeri/impor. Alangkah baiknya jika generasi muda sepertimu dapat menciptakan sendiri bahan material yang dibutuhkan untuk kerajinan bahan lunak. Apakah yang dimaksud bahan alam dan buatan itu? Diskusikanlah bersama kawan-kawanmu dalam kelompok, agar kamu dapat memahami secara bersama tentang produk kerajinan yang terbuat dari bahan buatan. Bagi masyarakat Indonesia, benda-benda kerajinan dapat menjadi alat untuk memperkenalkan keragaman budaya daerah Nusantara. Daya tarik dari benda kerajinan setiap daerah ini memiliki corak dan bentuk yang berbeda-beda, sehingga kita dapat mengenal suatu daerah di tanah air melalui benda kerajinannya. Berbagai macam jenis produk kerajinan dari bahan alam sangat banyak dan bervariasi, namun kerajinan yang terbuat dari bahan buatan tidak sebanyak karya dari bahan alam. Bahan buatan yang dimaksud di sini adalah berbagai bahan alam yang mengalami pengolahan dengan diberi tambahan zat kimia sebagai pengubah karakteristik buatan agar mudah dibentuk dan diproduksi. Setelah mempelajari kerajinan bahan lunak alam dan buatan ini, diharapkan kamu dapat menghasilkan produk kerajinan yang berciri khas Nusantara. Pernahkah kamu pergi ke pusat perbelanjaan atau berbagai tempat lain seperti pameran dan tempat-tempat wisata di daerah tempat tinggalmu? Banyak kerajinan dari bahan alam yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti tanah liat keramik dan getah nyatu dari Kalimantan. Sedangkan bahan buatan banyak diimpor dari luar negeri, seperti Cina dan Korea. Bros dari plastik, perabotan rumah tangga dari melamin, bunga dan daun tiruan yang terbuat dari kain atau plastik, serta tas beraneka macam bentuk dan warna dari bahan kulit buatan, semua tampak indah dan menarik buatmu bukan? Apalagi harganya terjangkau. Oleh sebab itu, untuk mengurangi produk impor masuk ke Indonesia mari kita pelajari bersama dan lestarikan budaya bangsa. Beragam benda kerajinan dari bahan lunak alam dan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa tanah liat, getah, playdought, kertas, karton, polimer clay, plastisin, parafin, plastik, gips, semen, fiberglass, sabun, karet, lilin, spon, dan kulit. Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, di antaranya bisa berupa teknik menggunting, mengecor, menempel, melipat, mencetak, memahat, dan juga membentuk. Semua disesuaikan dengan desain dan jenis bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda. Adakah produk kerajinan bahan lunak yang ada di sekitarmu, di sekolah, di rumah atau di suatu tempat di daerahmu? Cobalah amati lebih jauh lagi, agar pengetahuanmu semakin berkembang. Sumber Dokumen Kemdikbud, Gambar Aneka produk bahan lunak. Identifikasi bahan lunak 1. Pada Gambar terdapat aneka kerajinan bahan lunak. Manakah yang terbuat dari bahan alam? manakah yang terbuat dari bahan buatan? Identifikasikanlah! 2. Pindahkanlah LK-2 pada lembar tersendiri! 3. Ungkapkan perasaanmu yang timbul terhadap karunia Tuhan berdasarkan produk kerajinan bahan lunak yang ada di negara tercinta Indonesia. Lihat LK-2 LEMBAR KERJA-2 LK-2 Nama Anggota Kelompok Kelas Mengidentiikasi bahan alam dan buatan pada produk kerajinan bahan lunak. Kerajinan Bahan Lunak Jenis Bahan Ciri-Ciri Bentuk Ukuran Warna Tektur PembuatanTeknik Tambahkan dari benda kerajinan bahan lunak lainnya. Ungkapan perasaanmu setelah mengidentiikasi kerajinan bahan lunak alam dan buatan ... ... A. Prinsip Kerajinan Bahan Lunak Pengetahuan dalam keragaman bahan dan alat serta teknik yang digunakan merupakan cermin dari kepiawaian pengrajin dalam penciptaan karyanya. Perkembangan dari pemanfaatan bahan, cara pembuatan, maupun penampilan bentuk sebuah karya yang muncul, menunjukkan adanya kemampuan daya serap pengrajin untuk mengadaptasi segala perubahan sosial budaya yang terjadi dalam masyarakat. Meskipun tidak dilakukan secara menyeluruh, baik secara langsung maupun coba-coba, tanpa disadari mereka mampu melakukan perubahan-perubahan kreatif. Masuknya teknologi dalam bentuk memanfaatkan bahan, terutama bahan lunak buatan, merupakan sesuatu yang baru dan tidak mudah untuk diterapkan. Perubahan-perubahan yang terjadi semua karena adanya permintaan pasar. Pada praktiknya kerajinan dibuat dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan beberapa prinsip berikut. 1. Keterampilan Tangan Kerajinan dibuat dengan menggunakan keterampilan tangan. Meskipun diproduksi banyak, produk kerajinan masih tetap mengandalkan tangan. Sementara itu, industri bertumpu pada kekuatan mesin. Inilah yang membedakan antara produk kerajinan dan produk industri. 2. Keterampilan Teknik Pembuatan benda-benda kerajinan dilakukan secara berulang-ulang dan didasari oleh keterampilan teknik/keprigelan. Sehingga produk yang dihasilkan sudah tentu memiliki kekhasan tangan yang nampak dengan detail, rumit, dan hanya bisa dilakukan dengan keterampilan teknik yang dimiliki oleh tangan seseorang. 3. Kedaerahan/Tradisional Kerajinan merupakan benda-benda yang mempunyai nilai guna praktis, bersifat universal, dibuat dengan keterampilan teknik tangan namun masih dipengaruhi oleh adat istiadat setempat. Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak yaitu lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Prinsip pembuatan kerajinan bahan lunak alam dan buatan memiliki kecenderungan yaitu sengaja dibuat orang secara khusus dan sangat mempertimbangkan aspek pemaduannya. Pemaduan yang dimaksud adalah penggunaan bahan lain dengan warna dan bentuk yang berbeda tetapi padu dengan bahan dasarnya. Pemaduan juga dapat dilakukan dengan bahan serupa tetapi dibuat dengan karakteristik yang berbeda. Secara umum jenis karya ini dapat dipilah menurut manfaatnya, sebagai berikut. 1. Kelengkapan Busana Produk kerajinan bahan lunak dibuat dengan mempertimbangankan produk tersebut dapat mempercantik diri dalam menggunakan busananya. Contohnya produk-produk aksesoris seperti gelang, kalung, bros, dan cincin. Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Aksesoris; a. lour clay, b. polymer clay. Flour Clay Polymer Clay a b 2. Kelengkapan Suatu Benda Kerajinan bahan lunak yang difungsikan sebagai kelengkapan suatu benda. Sebagai contoh, kotak tisu yang dilengkapi dengan hiasan keramik pada bagian muka. Jika kotak tisu sudah tidak terpakai, keramik dapat dilepas dan dipasangkan pada kotak tisu lainnya. 3. Kelengkapan Rumah/Bangunan Produk kerajinan dapat dijadikan manfaat sebagai pelengkap rumah/bangunan tertentu. Contohnya, air mancur berbentuk kodok di taman rumah. Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Kerajinan keramik sebagai kelengkapan suatu benda; kotak tisu berhias keramik. Sumber Dok. Kemdikbud 4. Kelengkapan Keperluan Ritual/Upacara Adat Banyaknya ritual/upacara adat Nusantara, tentunya bervariasi pula kerajinan bahan lunak yang dapat dimanfaatkan sebagai pelengkap upacara. contohnya lilin. Lilin banyak digunakan untuk berbagai acara ritual dan pesta adat. Berdasarkan prinsip kebermanfaatan di atas maka kerajinan bahan lunak dapat dikategorikan sebagai produk-produk berikut. 1. Menambah keindahan Keberadaan kerajinan bahan lunak dapat memperindah penampilan. 2. Memberi penekanan atau kekhasan pada suatu benda Jika diberi kerajinan bahan lunak, maka sesuatu akan terkesan khas. 3. Menjadi persyaratan pemakaian Kerajinan bahan lunak merupakan persyaratan untuk dipakai, jika tidak digunakan maka tidak berarti apa-apa. 4. Merupakan pertanda atau simbol Produk kerajinan bahan lunak dijadikan sebagai pertanda atau simbol suatu kepentingan. 5. Dibuat khusus sesuai benda aslinya duplikasi Kerajinan bahan lunak dibuat secara khusus menyerupai bentuk aslinya untuk alasan dan kebutuhan tertentu. 6. Sebagai bagian dari karya seni Karena mencerminkan ekspresi keberagaman budaya Nusantara, maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni. Pengrajin bahan lunak alam, meskipun produktif dan menghasilkan produk yang bermutu, keberadaannya semakin menipis. Hal ini dikarenakan bahan alam lebih sulit untuk didapat. Sementara bahan lunak buatan lebih Sumber Dok. Kemdikbud dapat berkembang karena daya jualnya tinggi, lebih praktis, dan ekonomis. Meskipun demikian, jika dipelajari dengan baik, maka menghasilkan produk baru yang dapat meningkatkan mutu kerajinan yang berciri khas Indonesia. Identiikasi manfaat kerajinan bahan lunak 1. Carilah produk kerajinan bahan lunak. Kemudian tempelkan gambarnya atau gambarkan bentuknya! 2. Tuliskan bahan dasar kerajinan bahan lunak! 3. Tuliskan bentuk kerajinan bahan lunak! 4. Tuliskan kebermanfaatan kerajinan bahan lunak! 5. Ungkapkan perasaan yang kamu rasakan! Lihat LK-3 Tugas 3 LEMBAR KERJA-3 LK-3 Nama Anggota Kelompok Kelas Mengidentiikasi manfaat pada produk kerajinan bahan lunak. Produk Kerajinan Bahan Lunak Bahan Dasar Kerajinan Bentuk Kerajinan Bahan Lunak Manfaat Kerajinan Bahan Lunak Ungkapan pendapatmu ... ... B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak Beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan terbagi menjadi dua jenis sebagai berikut. 1. Bahan Lunak Alam Bahan lunak alam adalah bahan lunak untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alam adalah tanah liat, kulit, getah nyatu, bubur tisu, dan lour clay. Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Aneka bahan lunak alam; a. tanah liat, b. lour clay, c. kulit, d. getah nyatu, dan e. bubur tisu. a b c d e 2. Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa polymer clay, gips, iberglass, lilin, sabun, dan parain. a b c d Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Aneka bahan lunak buatan; a. polymer clay, b. gips, c. iberglass, d. sabun, e. lilin, dan f. parain. e f Keragaman bahan lunak tentunya memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lainnya. Berikut ini merupakan ciri-ciri dari bahan lunak yang perlu dikenal dan dimengerti. 1. Bahan Lunak Alam Bahan lunak alam adalah bahan yang berasal dari tumbuhan dan hewan atau lapisan bumi yang bersifat lunak. a. Tanah Liat - Tanah liat memiliki warna yang beragam, tetapi semuanya merupakan warna natural tanah, yaitu cokelat. Ada yang berwarna cokelat muda, tua atau cokelat keabu-abuan, serta cokelat keputihan. Setiap warna bergantung pada kandungan dari masing-masing tanah tersebut. Tanah yang mengandung kaolin lebih banyak akan berwarna lebih putih, stoneware lebih kehitam/keabu-abuan, sedangkan earthenware lebih terlihat cokelat kemerahan. - Tanah liat stoneware memiliki daya bakar hingga 1300OC, sedangkan earthenware hanya sampai 900OC. - Tanah liat mudah hancur jika tidak melalui proses pembakaran. Jika dibakar, jenis kerajinan ini disebut keramik. - Campuran tanah liat adalah air. - Pewarnaan tanah liat dapat dilakukan dengan glasir pembakaran tinggi hingga 1300OC, dapat pula hanya dibakar bisquit 900 OC lalu diberi warna cat langsung. b. Kulit - Kulit berasal dari kulit hewan yang sudah tersamak sehingga mudah dibentuk. - Kulit ada yang berwarna hitam, putih, cokelat ataupun krem, sesuai dengan hewan yang dikuliti. - Kulit alami jika terbakar akan berbau sate. - Kulit tidak tahan air, jika terkena air akan merusak struktur kulit. c. Getah Nyatu - Getah nyatu merupakan getah dari pohon nyatu yang berwarna putih. - Warnanya yang putih memudahkan untuk diberi warna warni. Warna yang digunakan berasal dari pewarna alam sehinga warnanya pun natural tidak secemerlang warna buatan. - Jika ingin dibentuk, getah harus dimasak terlebih dahulu agar lunak dan elastis. - Jika dipanaskan akan melunak, tetapi lama kelamaan akan mengeras. d. Flour Clay - Flour clay berasal dari adonan tepung yang dilumat hingga kalis dan mudah dibentuk. - Flour clay juga dicampur dengan air. - Kerajinan dari lour clay tidak tahan air, karena jika terkena air akan mudah rusak. - Pewarnaan lour clay dapat dilakukan dengan pewarna makanan atau sintetis agar muncul warna-warna yang cemerlang. 2. Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari bahan kimia dan paduannya, bukan asli dari alam dengan maksud mendapatkan efek duplikasi bahan alam dan bersifat lunak. a. Polymer Clay dan Plastisin - Polymer clay dan plastisin memiliki ciri-ciri yang serupa, memiliki aneka warna yang cerah, dan bertekstur padat lunak. - Yang membedakan hanya pada polymer clay tidak mengandung minyak, sedangkan plastisin mengandung minyak. - Pada saat pengeringan, polymer clay dapat mengeras, sedangkan plastisin tetap seperti semula. b. Fiberglass - Fiberglass memiliki struktur cair, dan jika mengering akan mengeras. - Fiberglass juga dapat dibentuk ketika setengah mengeras. - Kerajinan iberglass dibuat dengan cara dicetak/dicor. - Campuran iberglass adalah katalis. Katalis inilah yang membuat iberglass dapat cepat mengeras. - Pewarnaan iberglass dilakukan saat masih keadaan cair maupun saat bahan mengering. - Fiberglass tahan lama dan kuat. Wujudnya bening sebening kaca atau air, sehingga dapat dibentuk kerajinan yang menyerupai air. dan Parain - Lilin dan parain berwujud padat, namun jika dipanaskan akan mencair. - Pengolahan kerajinan dengan bahan lilin dan parain dilakukan dengan cara cetak/cor. - Pewarnaan dilakukan saat lilin mencair. - Lilin atau parain dapat dicampur dengan aroma pewangi tertentu untuk menambah sensasi saat digunakan. - Lelehan lilin atau parain yang terbuang dapat dipanaskan dan dicetak kembali. d. Gips - Wujud bahan gips adalah bubuk, dicampur dengan air menjadi adonan yang kental. Adonan inilah yang akan mengeras jika didiamkan. Oleh karena itu, mengolah gips harus dengan cara dicor atau dicetak. - Pewarnaan gips biasanya setelah produk jadi. - Gips mudah pecah sehingga harus berhati-hati saat berkarya dengan bahan ini. e. Sabun - Sabun berwujud padat sehingga dapat langsung diukir saat padat. - Sabun dapat pula diparut/dihaluskan dan dibentuk seperti lour clay. - Sabun yang didiamkan akan mengeras. - Pewarnaan sabun dilakukan dengan mempertahankan warna sabun atau dapat pula ditambah biang warna saat sabun dibuat adonan. C. Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak Beragam benda kerajinan dari bahan lunak alam dan buatan dapat diciptakan dan dibuat berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan dapat dipilih berdasarkan jenis dan karakteristik masing-masing seperti yang telah dijelaskan di atas. Teknik yang digunakan juga sangat bervariasi, di antaranya membentuk mengukir, mengecor, menempel, melipat, mencetak, dan menggulung. Semua disesuaikan dengan jenis bahan yang digunakan, kemanfaatan, dan rancangan produk kerajinan. Sebelum membuat kerajinan, perlu dipahami dahulu seperti apa membuat karya yang berkualitas, maka proses penciptaannya harus mengacu pada persyaratan. Adapun syarat-syarat perancangan benda kerajinan sebagai berikut. 1. Kegunaan Utility Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Contoh mangkuk untuk wadah sayur. 2. Kenyamanan Comfortable Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan bagi pemakainya. Contoh cangkir didesain ada pegangannya. 3. Keluwesan Flexibility Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan wujud benda dengan nilai gunanya. Contoh sepatu sesuai dengan anatomi dan ukuran kaki. 4. Keamanan Safety Benda kerajinan tidak boleh membahayakan pemakainya. Contoh piring dari serat kelapa harus mempertimbangkan komposisi zat pelapis/pewarna yang dipakai tidak berbahaya jika digunakan sebagai wadah makanan. 5. Keindahan Aestetic Benda yang indah mempunyai daya tarik lebih dibanding benda yang biasa-biasa saja. Keindahan sebuah benda dapat dilihat dari beberapa hal, di antaranya bentuk, hiasan atau ornamen, dan bahan bakunya. Karya yang baik dapat dihasilkan dengan proses perancangan yang baik pula. Oleh sebab itu, proses perancangan karya kerajinan harus memperhatikan hal-hal berikut. Proses Perancangan Tentukan bahan Buat sketsa karya Tentukan sketsa terbaik Kumpulkan alat dan bahan Pembuatan produk Evaluasi / uji coba produk Revisi produk Cari ide dari berbagai sumber Sumber Dok. Kemdikbud 1. Kerajinan Bahan Lunak Alam Dari daerah manakah kamu berasal? Pembuatan produk kerajinan bahan lunak alam di setiap wilayah tentunya berbeda dengan wilayah lainnya. Setiap daerah memiliki jenis kerajinan lokal bahan lunak yang menjadi unggulan daerahnya. Hal ini dikarenakan sumber daya alam dari masing-masing daerah berbeda. Misalnya jenis kerajinan di Banyumulek Lombok. Sumber mata pencaharian masyarakat daerah ini adalah membuat tembikar/keramik hitam, karena sumber daya alaminya banyak tersedia tanah liat. Bagaimana dengan masyarakat perkotaan? Kota Jakarta atau kota-kota lainnya di seluruh Indonesia telah banyak menciptakan peluang usaha dengan mengembangkan kerajinan bahan lunak alam dan buatan. Pembuatannya harus melalui proses terlebih dahulu, seperti flour clay yang dihasilkan oleh beberapa masyarakat di daerah Ungaran, Jawa Tengah. M

carilah produk kerajinan bahan lunak kemudian tempelkan gambarnya